Bahan Pelajaran Sekolah Sabat dapat dibuka disini. untuk mencari tanggal yang anda inginkan cari di kotak serch.

Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka semuanya itu akan ditambahkan padamu.

Cara berbagi Pelajaran Sekolah Sabat ke teman Facebook
Klick Disini

Rabu, 29 September 2010

Selasa 28 September 2010

DARI KEMENANGAN KE "ZAMAN KEGELAPAN"

Untuk sisa pekan ini kita akan melihat lebih dekat beberapa periode penting dalam sejarah Israel yang akan berfungsi sebagai latar belakang bagi semua individu yang akan kita pelajari. Kita mulai dengan masuknya Israel ke Tanah Perjanjian.

Sesudah perbuatan Tuhan yang dahsyat selamat Keluaran dan perjalanan di padang gurun, bangsa Israel untuk kedua kalinya telah mencapai perbatasan Tanah Perjanjian. Di bawah pemimpin baru mereka, Yosua, mereka sudah akan menyeberangi Yordan melalui tanah kering (Yos 3:16,17), satu mukjizat yang menggemakan peristiwa penyeberangan Laut Merah di saat Keluaran (Kel. 14).

Bacalah Yosua 3:9-17. Apakah tujuan dari mukjizat ini?

Kanaan bukan dikuasai Israel karena kepintaran militer Yosua atau usaha Israel yang gagah berani. Kemenangan atas penduduk kota Kanaan dicapai hanya melalui kuasa campur tangan Tuhan. Ketika Israel patuh, Tuhan memberikan kemenangan; tetapi, ketika Israel hanya bergantung pada kekuatannya sendiri, mereka gagal tanpa harapan.

Sesudah kematian Yosua dan orang-orang tua yang lain, beberapa bagian Tanah Perjanjian masih diduduki oleh bangsa Kanaan (Hak 1:27,28). Sepertinya iman Israel lebih hari lebih menyusut sebagaimana visi mereka juga menyusut. Gantinya melihat Tanah Perjanjian secara keseluruhan mereka menjadi sibuk dengan penghidupan mereka dan kehilangan visi yang lebih besar dan idaman yang Tuhan maksudkan bagi Israel sebagai suatu bangsa. Banyak pakar menamakan abad-abad berikutnya sebagai zaman kegelapan Israel.

Bacalah Hakim-hakim 17:6. Iklim moral seperti apakah yang diungkapkan ayat ini?

Ketika kita hehilangan gambaran yang lebih besar mengenai rencana Tuhan bagi kita, hal-hal yang kecil menjadi besar. Israel kehilangan perspektifnya sebagai bangsa; kesukuan mengambil alih. Di dalam seluruh buku Hakim-hakim, beragam suku dan kaum bersedia dan ingin memerangi sesama. praktik-praktik keagamaan dilebur menurut kenyamanan pribadi, dan kompromi dengan budaya sekitarnya meluas. Menurut buku Hakim-hakim, ini disebabkan kawin campur dengan Bangsa Kanaan yang masih hidup di negeri itu (Hak 3:3-7). Sebagai akibat dari kemerosotan rohani ini, Israel tergelincir ke dalam siklus dominasi kekuasaan asing, kemerdekaan, pemujaan berhala, dan sekali lagi, dominasi.

Apakah yang sangat berbahaya mengenai kompromi sehingga itu bisa datang dengan diam-diam, secara perlahan, dan hampir tidak kentara. Apakah cara hidup Anda sudah berubah dibandingkan dengan cara hidup Anda beberapa tahun yang lalu? Apakah perubahan-perubahan ini sebagai hasil dari kompromi?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar