Suatu Rahasia Diungkapkan
Baca Roma 11:25-27. Peristiwa-peristiwa besar apakah yang diramalkan Paulus disini?
Orang-orang Kristen telah mendiskusikan dan mendebatkan beberapa ayat ini selama berabad-abad. Beberapa hal memang jelas. Sebagai pendahuluan, hal paling jelas di sini Allah berusaha menjangkau orang-orang Yahudi. Apa yang dikatakan Paulus adalah jawaban terhadap pertanyaan yang muncul di awal pasal ini, “adakah Allah mungkin telah menolak umat-Nya?” jawabannya sudah tentu tidak, dan penjelasannya adalah (1) kebutuhan itu (kata Yunani porosis, “ketegaran”) hanyalah “sebagian,” dan (2) itu hanya bersifat sementara, “sampai jumlah yang penuh dari bagsa-bangsa lain telah masuk.”
Apakah artinya “jumlah yang penuh dari bangsa-bagsa lain?” Banyak yang melihat penggalan kalimat ini sebagai satu ungkapan kegenapan amanat Injil, dimana seluruh dunia mendengarkan Injil. “jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain” tercapai pada saat Injil diberitakan dimana-mana. Iman orang Israel, yang diwujudkan dalam Yesus, disebarluaskan. Injil telah dikhotbahkan kepada seluruh dunia. Kedatangan Yesus sudah dekat. Pada titik inilah banyak orang Yahudi mulai datang kepada Yesus.
Hal sulit lainnya adalah arti dari “seluruh Israel akan diselamatkan” (ay.26). sebutan ini jangan di tafsirkan bahwa semua orang Yahudi pada akhirnya akan mendapatkan keselamatan oleh satu dekret Ilahi. Alkitab tidak pernah mengkhotbahkan keselamatan universal, baik bagi seluruh umat manusia ataupun bagi satu kelompok tertentu. Paulus berharap bisa menyelamatkan “beberapa orang dari mereka” (ay. 14). Ada yang menerima Mesias, ada juga yang menolak, dan ini terjadi pada semua kelompok manusia.
Mengomentari Roma 11, Ellen White berbicara tentang suatu waktu “dalam penutupan pemberitaan Injil” bila “kebanyakan orang Yahudi… oleh iman akan menerima Kristus sebagai Penebus mereka.”—Alfa dan Omega, jld. 7, hlm. 320.
“ada pekerjaan besar yang harus dikerjakan di dunia kita. Tuhan telah menyatakan bahwa bangsa-bangsa lain harus dikumpulkan, dan bukan hanya mereka saja, melainkan juga orang-orang Yahudi. Ada banyak diantara orang Yahudi yang mau ditobatkan, yang melalui mereka kita akan melihat keselamatan dari Allah tampil sebagai satu pelita yang menyala. Ada orang Yahudi dimana-mana, dan kepada mereka terang kebenaran zaman ini harus dibawakan. Ada banyak diantara mereka yang mau datang kepada terang itu, dan yang akan mengumandankan dengan kuasa luar biasa hukum Allah yang tak terubahkan itu.”—Ellen G. White, Evangelism, hlm. 578.
Ambil waktu untuk memikirkan iman Kristen yang berakar dari unsur Yahudi. Bagaimanakah satu studi tertentu tentang agam Yahudi dapat menolong Anda mengerti lebih baik iman Kristen Anda?
Baca Roma 11:25-27. Peristiwa-peristiwa besar apakah yang diramalkan Paulus disini?
Orang-orang Kristen telah mendiskusikan dan mendebatkan beberapa ayat ini selama berabad-abad. Beberapa hal memang jelas. Sebagai pendahuluan, hal paling jelas di sini Allah berusaha menjangkau orang-orang Yahudi. Apa yang dikatakan Paulus adalah jawaban terhadap pertanyaan yang muncul di awal pasal ini, “adakah Allah mungkin telah menolak umat-Nya?” jawabannya sudah tentu tidak, dan penjelasannya adalah (1) kebutuhan itu (kata Yunani porosis, “ketegaran”) hanyalah “sebagian,” dan (2) itu hanya bersifat sementara, “sampai jumlah yang penuh dari bagsa-bangsa lain telah masuk.”
Apakah artinya “jumlah yang penuh dari bangsa-bagsa lain?” Banyak yang melihat penggalan kalimat ini sebagai satu ungkapan kegenapan amanat Injil, dimana seluruh dunia mendengarkan Injil. “jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain” tercapai pada saat Injil diberitakan dimana-mana. Iman orang Israel, yang diwujudkan dalam Yesus, disebarluaskan. Injil telah dikhotbahkan kepada seluruh dunia. Kedatangan Yesus sudah dekat. Pada titik inilah banyak orang Yahudi mulai datang kepada Yesus.
Hal sulit lainnya adalah arti dari “seluruh Israel akan diselamatkan” (ay.26). sebutan ini jangan di tafsirkan bahwa semua orang Yahudi pada akhirnya akan mendapatkan keselamatan oleh satu dekret Ilahi. Alkitab tidak pernah mengkhotbahkan keselamatan universal, baik bagi seluruh umat manusia ataupun bagi satu kelompok tertentu. Paulus berharap bisa menyelamatkan “beberapa orang dari mereka” (ay. 14). Ada yang menerima Mesias, ada juga yang menolak, dan ini terjadi pada semua kelompok manusia.
Mengomentari Roma 11, Ellen White berbicara tentang suatu waktu “dalam penutupan pemberitaan Injil” bila “kebanyakan orang Yahudi… oleh iman akan menerima Kristus sebagai Penebus mereka.”—Alfa dan Omega, jld. 7, hlm. 320.
“ada pekerjaan besar yang harus dikerjakan di dunia kita. Tuhan telah menyatakan bahwa bangsa-bangsa lain harus dikumpulkan, dan bukan hanya mereka saja, melainkan juga orang-orang Yahudi. Ada banyak diantara orang Yahudi yang mau ditobatkan, yang melalui mereka kita akan melihat keselamatan dari Allah tampil sebagai satu pelita yang menyala. Ada orang Yahudi dimana-mana, dan kepada mereka terang kebenaran zaman ini harus dibawakan. Ada banyak diantara mereka yang mau datang kepada terang itu, dan yang akan mengumandankan dengan kuasa luar biasa hukum Allah yang tak terubahkan itu.”—Ellen G. White, Evangelism, hlm. 578.
Ambil waktu untuk memikirkan iman Kristen yang berakar dari unsur Yahudi. Bagaimanakah satu studi tertentu tentang agam Yahudi dapat menolong Anda mengerti lebih baik iman Kristen Anda?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar