Bahan Pelajaran Sekolah Sabat dapat dibuka disini. untuk mencari tanggal yang anda inginkan cari di kotak serch.

Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka semuanya itu akan ditambahkan padamu.

Cara berbagi Pelajaran Sekolah Sabat ke teman Facebook
Klick Disini

Selasa, 14 September 2010

Selasa, 14 September 2010

Hubungan Dengan Pemerintah

Baca roma 13:1-7. Prinsip-prinsip dasar apakah yang dapat kita ambil dari ayat ini tentang hubungan kita dengan kuasa pemerintahan sipil?

Yang membuat perkataan Paulus menarik adalah bahwa dia menulis pada saat suatu kekaisaran kafir sedang memerintah dunia, pemerintahan yang boleh jadi sangat brutal, pemerintahan yang pada intinya bobrok, dan tidak mengetahui sama sekali tentang Allah yang benar, dan yang dalam beberapa tahun akan memulai suatu penganiayaan massal terhadap mereka yang mau menyembah Allah itu. Kenyataannya, Paulus dihukum mati oleh pemerintah ini! Namun, sekalipun dengan semua ini, Paulus menasihatkan agar orang-orang Kristen menjadi warga-warga negara yang baik, bahkan di bawah suatu pemerintahan seperti itu?
Ya. Dan itu karena ajaran tentang pemerintah itu sendiri terdapat dalam seluruhAlkitab. Konsep dan prinsip tentang pemerintah itu ditetapkanAllah. Umat manusia perlu hidup dalam satu masyarakat dengan peraturan-peraturan dan ketetapan-ketetapan serta standar-standar. Anarkhi bukanlah konsep Alkitab.
Namun, itu bukan berartiAllah merestui segala bentuk pemerintahan atau cara berbagai pemerintahan ini dijalankan. Justru sebaliknya. Seorang tidak perlu melihat terlalu jauh, entah dalam sejarah atau dalam dunia masa kini, untuk melihat adanya beberapa rezim yang brutal.Akan tetapi, sekalipun dalam keadaan-keadaan seperti ini, umat Kristen harus sedapat mungkin menurut hukum-hukum negeri.
Orang-orang Kristen harus memberi dukungan setia kepada pemerintah selama tuntutan-tuntutannya tidak bertentangan dengan Allah. Seorang harus mempertimbangkan dengan cermat dan penuh doa, dan dengan nasihat orang lain, sebelum mengambil jalan yang membuat dia bertentangan dengan pemerintah. Kita tahu dari nubuatan bahwa suatu hari nanti seluruh pengikut setia Allah akan dihadapkan melawan kuasa-kuasa-kuasa politik yang mengendalikan dunia (Wahyu 13). Sebelum itu terjadi, kita harus melakukan apa saja yang bisa kita lakukan di hadapan Allah, sebagai warga negara di mana kita berada.
"Kita harus mengakui pemerintahan manusia sebagai suatu peraturan yang ditentukan Ilahi, dan mengajarkan penurutan kepadanya sebagai suatu kewajiban yang suci, dalam lingkungannya yang sah. Tetapi bila tuntutannya berlawanan dengan tuntutanAllah, kita harus menurutAllah lebih daripada manusia. Perkataan Allah harus diakui melebihi segala undang-undang manusia.
"Kita tidak dituntut untuk menentang kekuasaan. Perkataan kita, apakah dikatakan atau ditulis, harus dipertimbangkan dengan teliti, supaya jangan kita menempatkan diri sendiri pada catatan sebagai mengucapkan sesuatu yang akan membuat kita bertentangan dengan undang-undang atau peraturan. Janganlah kita mengatakan atau melakukan sesuatu yang akan menutup jalan kita."—Ellen G. White, Alfa dan Omega, jld. 7, hlm. 58


Tidak ada komentar:

Posting Komentar