Bahan Pelajaran Sekolah Sabat dapat dibuka disini. untuk mencari tanggal yang anda inginkan cari di kotak serch.

Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka semuanya itu akan ditambahkan padamu.

Cara berbagi Pelajaran Sekolah Sabat ke teman Facebook
Klick Disini

Minggu, 12 September 2010

Minggu, 12 September 2010

Kurban Yang Hidup

Bagian doktrin dari kitab Roma berakhir di pasal 11. Pasal 12 hingga 16 menyajikan instruksi praktis dan catatan-catatan pribadi. Namun demikian, pasal-pasal penutup ini sangat penting, karena di situ ditunjukkan bagaimana kehidupan iman itu dihidupkan. Iman bukanlah pengganti penurutan, seakan iman meniadakan kewajiban kita untuk menurut Tuhan. Peraturan-peraturan moral masih berlaku; dijelaskan, dan bahkan diuraikan dalam Perjanjian Baru. Juga, tidak ada indikasi diberikan bahwa orang-orang Kristen akan dengan mudah mengatur hidupnya dengan peraturan-peraturan moral tersebut. Sebaliknya, kita diberitahukan bahwa ada saat-saat penurutan itu sukar, karena pertempuran dengan diri dan dengan dosa itu selalu sukar (1 Ptr. 4:1). Orang Kristen diberi janji kuasa Ilahi dan kepastian bahwa kemenangan itu mungkin, tetapi kita masih ada di dalam dunia si musuh dan harus melakukan banyak peperangan melawan pencobaan. Kabar baiknya adalah jika kita jatuh, jika kita tersandung, kita tidak tercampak melainkan kita mempunyai seorang Imam Besar yang menjadi pengantara demi kita (Ibrani 7:25).

Baca roma 12:1. Bagaimanakah ibarat [analogi] yang disajikan di ayat inimenyatakanbagaimanakitasebagaiorang-orangKristenharushidup? Bagaimanakah roma 12:2 cocok dengan kita?

Dalam Roma 12:1, Paulus sedang menyinggung kurban-kurban Perjanjian Lama. Sebagaimana pada zaman dulu binatang-binatang dipersembahkan bagi Allah, demikian juga sekarang orang-orang Kristen harus menyerahkan tubuh mereka kepada Allah, bukan untuk dibunuh melainkan sebagai kurban-kurban yang hidup yang diserahkan bagi pelayanan-Nya. Di zaman Israel kuno, semua persembahan yang dibawa sebagai kurban diperiksa dengan teliti. Jika ditemukan ada cacat pada binatang itu, maka akan ditolak; karena Allah telah memerintahkan bahwa persembahan itu harus tidak bercacat cela. Demikian juga, orang-orang Kristen diminta untuk mempersembahkan tubuh mereka "sebagai persembahan yang hidup, yang kudus, dan yang berkenan kepada Allah." Untuk melakukan hal ini, segala kekuatan mereka harus dijaga dalam kondisi yang sebaik mungkin. Walau tak satu pun kita yang tidak bercela, yang penting di sini adalah kita harus berusaha untuk hidup tanpa cacat cela dan sesetia mungkin.

Selalu saja mudah untuk mengemukakan berbagai alasan maaf untuk
dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan kita, bukan?Apakah alasan maafAnda
yang paling umum di saat jatuh ke dalam hal yang sama berulang-ulang?
Bukankah sudah waktunya untuk mulai mengesampingkan alasan-alasan
tersebut dan menuntut janji-janjiAllah, karena bukankah kuasaAllah le-
bih besar daripada alasan-alasan tersebut?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar