Semua yang Lain adalah Komentar
Sabat Petang
BACA UNTUK PELAJARAN PEKAN INI: Roma 14-16.
AYAT HAFALAN: "Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah" (Roma 14:10).
Seseorang mendekati seorang rabi tersohor tentang zaman kuno dan meminta dia menjelaskan arti keseluruhan dari Taurat sambil berdiri dengan satu kaki. "Jangan lakukan kepada orang lain," kata rabi itu di atas satu kaki, "apa yang tampaknya bisa melukaiAnda; itulah isi seluruh Taurat. Semua yang lain hanya komentar."
Entah seorang setuju atau tidak dengan pernyataan ini, si rabi ada benarnya. Beberapa aspek iman kita sangat hakiki dan yang lain hanya sekadar "komentar." Pelajaran pekan ini melihat beberapa "komentar" tersebut. Maksudnya adalah segala sesuatu yang muncul tanpa dibahas mendalam sebelumnya dalam prinsip-prinsip dasar keselamatan. Apakah peran hukum—entah itu seluruh sistem Perjanjian Lama atau hanya Sepuluh Perintah—dalam hal keselamatan? Paulus perlu membuat batasan yang jelas sebagai dasar Allah menerima seseorang. Mungkin keseluruhannya dapat dirangkum dalam pertanyaan kepala penjara yang kafir itu, "Apakah yang harus aku perbuat supaya aku selamat?" (Kisah 16:30).
Dengan penjelasan itu, Paulus kini membahas beberapa "komentar." Sekalipun sangat kuat dalam beberapa ajaran, Paulus ambil sikap lebih bebas dalam hal-hal lainnya. Ini karena hal-hal tersebut tidaklah mendasar, berupa "komentar," karena memang demikianlah. Namun pada saat yang sama, sekalipun hal-hal tersebut tidak terlalu mendasar, sikap orang-orang Kristen terhadap satu sama lain dalam membahas hal-hal ini sangatlah penting.
*Pelajari pelajaran pekan ini untuk Sabat, 25 September.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar