Daging Lawan Roh
Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera (Roma 8:5,6). Renungkan ayat ini. Pekabaran dasar apakah yang datang dari ayat ini? Apakah yang dikatakannya pada Anda tentang bagaimana seharusnya Anda hidup?
“Menurut,” di sini, digunakan dalam pengertian “sesuai dengan” (Yunani kata). “mekirkan” di sini berarti menetapkan pikiran. Sekelompok orang menetapkan pikiran mereka untuk memuaskan keinginan-keinginan daging; yang lain menetapkan pikiran mereka pada hal-hal yang dari Roh, mengikuti perintah-Nya. Oleh karena pikiran menentukan tindakan; kedua kelompok berbeda dalam hidup dan tindakan mereka.
Apakah yang tak bisa dilakukan oleh pikiran daging? Roma 8:7,8.
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Kenyataannya, menetapkan pikiran untuk memuaskan keinginan-keinginan daging berarti berada dalam permusuhan melawan Allah. Orang yang pikirannya seperti itu tidak peduli dengan melakukan kehendak Allah. Dia bahkan sedang berada dalam pembrontakan melawan Dia., secara terang-terangan mencemooh hukum Allah. Secara khusus Paulus mau menekankan bahwa, terpisah dari Kristus adalah mustahil untuk memelihara hukum Allah. Berulang-ulang Paulus kembali kepada tema yang sama ini; betapa keras sekalipun usah seseorang, jika terpisah dari Kristus maka dia tidak bisa menurut hukum.
Tujuan Khusus Paulus adalah untuk meyakinkan orang Yahudi bahwa mereka membutuhkan lebih daripada “hukum Taurat.” Oleh tingkah laku yang mereka tunjukkan, sekalipun telah menerima penyataan Ilahi, mereka bersalah dalam melakukan dosa-dosa yang sama yang dilakukan bangsa lain juga (Roma 2). Pelajaran dari semua ini adalah mereka membutuhkan Mesias. Tanpa Dia mereka akan menjadi hamba dosa, tidak sanggup melepaskan diri dari kekuasaannya.
Inilah jawaban Paulus terhadap orang Yahudi yang tidak dapat memahami mengapa, apa yang Allah telah berikan pada mereka dalam Perjanjian Lama sudah tidak lagi cukup untuk keselamatan. Paulus mengakui bahwa apa yang mereka telah lakukan selama ini semuanya baik, tetapi mereka juga perlu menerima Mesias yang kini telah datang.
Lihak kembali ke 24 jam yang lalu. Apakah perbuatan-perbuatan Anda berasal dari Roh atau dari daging? Apakah yang jawaban anda katakan tentang siapa diri Anda? Jika dari daging, perubahan-perubahan apakah yang harus Anda buat, dan bagaimanakah Anda membuat perubahan-perubahan tersebut?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar