PELAJARI SELANJUTNYA: Ellen G. White, “Para Pembaru Inggris yang Muncul Kemudian,” Alfa dan Omega, jld. 8, hlm.256-276; “Yesus Dibabtiskan,” hlm. 101. “DI Kapernaum,” hlm. 261-272, dalam Alfa dan Omega, jld. 5; “Janganlah Gelisa Hatimu,” Alfa dan Omega, jld. 6, hlm. 304; “Seumpama Ragi,” dalam Membina Kehidupan Abadi, hlm.66; “Letters to Physicians,” hlm. 126-129, dalam Testimonies for the Church, jld8.
Rencana keselamatan tidak menawarkan bagi orang percaya sebuah kehidupan yang bebas dari penderitaan dan kesukaran diatas dunia ini. Sebaliknya, rencana tersebut memanggil mereka untuk mengikuti Kristus pada jalan penyangkalan diri dan celaan… Melalui kesukaran dan penganiayaanlah tabiat Kristus dihasilkan dan dinyatakan dalam umat-Nya…. Oleh ambil bagian dalam penderitaan Kristus kita dididik dan didisiplin serta dipersiapkan untuk turut ambil bagian dalam kemuliaan yang akan datang.” – The SDA Bible Commentary, jld. 6 hlm. 568,569.
“Rantai yang telah diulurkan dari takhta Allah cukup panjang untuk menjangkau jurang-jurang yang paling dalam sekalipun. Kristus sanggup untuk mengangkat orang yang paling berdosa dari dalam lubang kemerosotan, dan menempatkan mereka di tempat dimana mereka akan diakui sebagai anak-anak Allah, ahli-ahli waris bersama Kristus dari warisan yang baka.” – Ellen G. White, Testimonies for the Church, jld. 7, hlm.229.
“Dia yang paling dihormati di seluruh surga telah datang ke dunia ini untuk mengambil sifat manusia, memberi kesaksian kepada malaikat-malaikat yang sudah jatuh serta kepada penduduk dunia-dunia yang tidak jatuh dalam dosa bahwa melalui pertolongan Ilahi yang telah disediakan, setiap orang bisa berjalan di jalan penurutan terhadap perintah-perintah Allah…
“Tebusan kita telah dibayar oleh Juruselamat kita. Tidak ada yang perlu diperhamba oleh Setan. Kristus berdiri dihadapan kita sebagai penolong kita yang mahakuasa.” – Ellen G. White, Selected Message, jld. 1, hlm. 309.
PERTANYAAN-PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:
Rencana keselamatan tidak menawarkan bagi orang percaya sebuah kehidupan yang bebas dari penderitaan dan kesukaran diatas dunia ini. Sebaliknya, rencana tersebut memanggil mereka untuk mengikuti Kristus pada jalan penyangkalan diri dan celaan… Melalui kesukaran dan penganiayaanlah tabiat Kristus dihasilkan dan dinyatakan dalam umat-Nya…. Oleh ambil bagian dalam penderitaan Kristus kita dididik dan didisiplin serta dipersiapkan untuk turut ambil bagian dalam kemuliaan yang akan datang.” – The SDA Bible Commentary, jld. 6 hlm. 568,569.
“Rantai yang telah diulurkan dari takhta Allah cukup panjang untuk menjangkau jurang-jurang yang paling dalam sekalipun. Kristus sanggup untuk mengangkat orang yang paling berdosa dari dalam lubang kemerosotan, dan menempatkan mereka di tempat dimana mereka akan diakui sebagai anak-anak Allah, ahli-ahli waris bersama Kristus dari warisan yang baka.” – Ellen G. White, Testimonies for the Church, jld. 7, hlm.229.
“Dia yang paling dihormati di seluruh surga telah datang ke dunia ini untuk mengambil sifat manusia, memberi kesaksian kepada malaikat-malaikat yang sudah jatuh serta kepada penduduk dunia-dunia yang tidak jatuh dalam dosa bahwa melalui pertolongan Ilahi yang telah disediakan, setiap orang bisa berjalan di jalan penurutan terhadap perintah-perintah Allah…
“Tebusan kita telah dibayar oleh Juruselamat kita. Tidak ada yang perlu diperhamba oleh Setan. Kristus berdiri dihadapan kita sebagai penolong kita yang mahakuasa.” – Ellen G. White, Selected Message, jld. 1, hlm. 309.
PERTANYAAN-PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:
- Baca kembali kutipan-kutipan Ellen G. White diatas. Pengharapan apakah yang kita bisa ambil dari kutipan-kutipan tersebut bagi diri kita? Lebih penting, bagaimanakah kita bisa menjadikan janji-janji kemenangan ini nyata dalam hidup kita? Mengapakah, dengan begitu banyak yang ditawarkan kepada kita di dalam Kristus, kita masih sangat kurang daripada yang sebenarnya kita bisa capai?
- Apakah cara-cara praktis sehari-hari oleh mana pikiran kita “memikirkan hal-hal yang dari Roh” (Roma 8:5). Apakah artinya? Apakah yang di inginkan oleh Roh? Apakah yang anda tonton, baca, atau pikirkan yang menyulitkan Anda sukar mencapai hal itu dalam hidup Anda?
- Renungkan tentang gagasan bahwa kita harus berada di pihak yang satu atau pihak yang lain dalam pertentangan besar ini, dengan tidak ada netral. Apakah implikasi dari kenyataan yang sebenarnya itu? Bagaimanakah seharusnya kesadaran akan kebenaran penting ini mempengaruhi cara kita hidup dan membuat pilihan, bahkan dalam hal-hal yang “kecil” sekalipun?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar