Bahan Pelajaran Sekolah Sabat dapat dibuka disini. untuk mencari tanggal yang anda inginkan cari di kotak serch.

Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka semuanya itu akan ditambahkan padamu.

Cara berbagi Pelajaran Sekolah Sabat ke teman Facebook
Klick Disini

Senin, 16 Agustus 2010

Kamis, 19 Agustus 2010

Dilepaskan Dari Maut

Baca Roma 7:21-23. Pernahkan Anda mengalami pergumulan yang sama dalam kehidupan Anda, bahkan sebagai seorang Kristen?

Dalam ayat ini, Paulus menyamakan hukum dalam anggota-anggota (tubuhnya) dengan hukum dosa. “Dengan tubuh insaniku,” kata Paulus, dia melayani “hukum dosa” (Roma 7:25). Tetapi melayani dosa dan menuruti hukumnya berarti maut (lihat ayat 10,11,13). Jadi, tubuh insaninya – yang sementara berfungsi dalam penurutan kepada dosa – dengan tepat dapat disebut sebagai “tubuh maut ini.”
Hukum akal budi adalah hukum Allah, penyataan [wahyu] Allah akan kehendak-Nya. Setelah diyakinkan Roh Kudus, Paulus memusatkan diri pada hukum ini. Akal budinya bertekad untuk memeliharanya, tatapi pada waktu ia coba, ia tidak bisa, karena tubuh insaninya ingin melakukan dosa. Siapakah yang tidak merasakan pergumulan yang sama? Dalam akal budimu Anda tahu apa yang Anda harus lakukan, tatapi sifat daging Anda menuntut hal lainnya.

Bagaimanakah kita bisa di bebaskan dari situasi sulit dimana kita berada? Roma 7:25,25.________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Beberapa orang bertanya mengapa, setelah mencapai puncak gemilang dalam ucapan ‘Syukur kepada Allah! Oleh Yesus Tuhan kita,” Paulus harus sekali lagi menyebutkan pergumulan diri dari mana dia telah dilepaskan. Ada yang memahami ungkapan syukur itu sebagai sebuah seruan sisipan belaka. Mereka percaya bahwa seruan seperti itu mengikuti secara wajar pertanyaan, “siapakah yang melepaskan?” mereka beranggapan bahwa sebelum lanjut dengan diskusi panjang tentang kelepasan gemilang (Roma 8), Paulus merangkumkan apa yang telah dikatakannya dalam ayat-ayat sebelumnya dan mengakui sekali lagi adanya konflik melawan kuasa-kuasa dosa.
Ada yang berpendapat bahwa yang Paulus maksudkan “aku sendiri” adalah “berusaha sendiri, tidak melibatkan Kristus.” Bagaimanapun ayat-ayat itu dimengerti, satu hal yang harus tetap jelas: jika ditinggal sendiri, tanpa Kristus, kita tak berdaya melawan dosa. Bersama Kristus kita mempunyai hidup baru di dalam Dia, hidup dimana – sekalipun diri masih terus muncul - janji-janji kemengangan menjadi milik kita jika kita memilih untuk memintanya. Sama seperti tak seorang pun dapat bernapas untuk Anda atau batuk serta bersin untuk Anda, demikian juga tak seorang pun dapat memilih bagi Anda untuk berserah kepada Kristus. Hanya Anda yang dapat membuat pilihan itu. Tidak ada cara lain untuk mendapatkan bagi diri Anda kemenagan-kemenangan yang telah dijanjikan kepada kita di dalam Yesus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar